Jumat, 07 Februari 2014

DIALOG NABI DAN IBLIS



 
Assalamualaikum Wr Wb
Pada kali ini saya akan mempostingkan tentang dialog antara nabi Muhammad SAW dg Iblis, semoga dapat bermanfaat buat yang membacanya... 
Menurut haids Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Muadz bin Jahal dari Ibnu Abbas RA, iblis mempunyai 70.000
keturunan dan tiap keturunan mempunyai lagi 70.000 setan. Berarti ada 4.900.000.000 pasukan iblis dan setan, mengungguli dari semuu umat manusia dari keturunan nabi Adam AS di bumi ini.Dalam suatu perjumpaan nabi Muhammad SAW berdialog dengan Iblis. Pertemuan ini bukan karena keinginan Iblis sendiri melainkan ditetapkan oleh Allah SWT. Dan Iblis diwajibkan menjawab semua pertanyaan dari Nabi Muhammad SAW dengan jujur. dalam dialog ini Nabi menyebut Iblis sebagai Alla'in (si terkutuk). Dan juga Nabi menyebutnya Abu Murrah (biang kerok angkara murka).
 Nah,bagaimana pengakuan Iblis itu sendiri? Siapa-siapakah di antara manusia ini yang sanggup menghalau serangannya? Siapa-siapakah yang tunduk menjadi pengikutnya?
Ketika Nabi bertanya, pada saat dan situasi serangan Iblis itu paling ampuh berpengaruh terhadap manusia, jawabnya adalah pada saat dan situasi manusia :
  1. sedang marah
  2. sedang menentukan pilihan
  3. sedang berduaan antara pria dan wanita di luar ikatan pernikahan
berikut ini adalah cuplikan tertentu dari dialog antara Nabi Muhammad SAW dengan Iblis tersebut:
Nabi: Terangkanlah kepadaku, manusia mana yang paling engkau benci?
Iblis: Tuanlah orang pertama yang saya benci, kemudian orang yang seperti tuan.
Nabi: Berikutnya siapa lagi?
Iblis: Orang-orang Alim yang wara, yaitu orang yang menjauhi dari yang haram dan syubhat.
Nabi: Kemudian siapa lagi?
Iblis: Orang fakir yang sabar, yaitu yang tidak suka mengadukan kefakirannya kepada siapapun.
Nabi: Dari mana engkau tahu dia orang yang sabar?
Iblis: Bila dia mengadukan kefakirannya dalam 3hari, Allah tidak akan memberi pahala amalnya sebagai amal orang yang sabar.
Nabi: Lalu siapa lagi?
Iblis: Orang kaya yang suka bersyukur.
Nabi: Bagaimana engkau tahu dia suka bersyukur?
Iblis: Bila saya melihatnya mengambil sesuatu yagn halal dan menruhnya pada tempatnya.
Nabi: Bagaimana keadaanmu bila umatku bangun melakukan shalat?
Iblis: Ya Muhammad, saya terserang demam dan gemetar.
Nabi: Mengapa sampai begitu, hai Alla'in?
Iblis: Sebab bila seorang hamba bersujud sekali saja untuk Allah SWT, niscaya Allah SWT menaikkan derajatnya.
Nabi: Jika mereka berpuasa?
Iblis: saya terbelengu samapai mereka berbuka puasa.
Nabi: Jika mereka menuanaikan haji?
Iblis: Saya jadi gila.
Nabi: Bila mereka membaca Al-Qur'an?
Iblis: Saya menjadi cair seperti timah terkena api.
Nabi: Bila mereka bersedekah?
Iblis: Mereka seolah menggergaji saya menjadi dua potongan.
Nabi: Mengapa sampai demikian, hai Abu Murrah?
Iblis: Sebab dalam sedekah itu terkandung 4 macam faedah :
  1. Allah SWT memberkahi hartanya.
  2. Allah SWT menumbuhkan cinta kasih dalam hati makhluk-Nya terhadap pemberi sedekah
  3. Allah SWT menjadikan sedekah itu sebagai dinding antara si pemberi dengan neraka
  4. Allah SWT menjauhkan dari bencana
Nabi: Siapakah temanmu berbincang?
Iblis: Pedmakan riba.
Nabi: Siapakah kerabat karibmu?
Iblis: Pelajur.
Nabi: Siapakah kawan tidurmu?
Iblis: Pemabuk.
Nabi: Siapakah tamumu?
Iblis: Pencuri.
Nabi: Utusanmu?
Iblis: Tukang sihir.
Nabi: Apakah yang mengembira hatimu?
Iblis: Sumpah dengan talak.
Nabi: Siapa kekasihmu?
Iblis: Orang yang melalaikan shalat.
Nabi: Apakah yang dapat mematahkan tulang belakangmu?
Iblis: Ringkik kuda dijalan Allah SWT.
Nabi: Apakah yang dapat menhancurkan tubuhmu?
Iblis: Tobatnya orang yang sedang bertobat.
Nabi: Apakah yang memanaskan hatimu?
Iblis: Banyaknya Istigfar, pagi dan petang.
Nabi: Apakah yang dapat membinasakanmu?
Iblis: Sedekah yang diberikan dengan sembunyi.
Nabi: Apakah yang membutakan matamu?
Iblis: Shalat di waktu zuhur.
Nabi: Apakah yang dapat memusingkan kepalamu?
Iblis: Banyaknya shalat jamaah.

Nabi: Hai Abu Murrah,mau kah kau bertobat kepada Allah SWT dan aku akan menanggung surgamu kelak?
Iblis: Ya Muhammad, perintah telah dikeluarkan, kalam pun telah kering dengan segalanya berlaku sampai hari kiamat. Maha Suci Allah yang telah menjadikan Tuan sebagai Penghulu nabi-nabi dan penganjur ahli surga. Tuhan memilih, mengangkat dan menjadikanku sebagai Penghulu neraka yang celaka dan terusir.

jadi ini lah dialag antara nabi Muhammad SAW dengan Iblis, semoga setelah membaca artikel ini dapat merubah kepribadian kita, apakah kita kelak akan menjadi teman Iblis, atau kah kita menjadi pengikut Rasullullah SAW.

setelah baca artikel ini jangan lupa Coment dan Like nya ya!!!


1 komentar: