Assalamualaikum Wr Wb
Pada kali
ini saya akan mempostingkan tentang dialog antara nabi Muhammad SAW dg Iblis,
semoga dapat bermanfaat buat yang membacanya...
Menurut haids Nabi Muhammad SAW
yang diriwayatkan oleh Muadz bin Jahal dari Ibnu Abbas RA, iblis mempunyai
70.000
keturunan dan tiap keturunan mempunyai lagi 70.000 setan. Berarti ada
4.900.000.000 pasukan iblis dan setan, mengungguli dari semuu umat manusia dari
keturunan nabi Adam AS di bumi ini.Dalam suatu perjumpaan nabi Muhammad SAW
berdialog dengan Iblis. Pertemuan ini bukan karena keinginan Iblis sendiri
melainkan ditetapkan oleh Allah SWT. Dan Iblis diwajibkan menjawab semua
pertanyaan dari Nabi Muhammad SAW dengan jujur. dalam dialog ini Nabi menyebut
Iblis sebagai Alla'in (si terkutuk). Dan juga Nabi menyebutnya Abu
Murrah (biang kerok angkara murka).
Nah,bagaimana
pengakuan Iblis itu sendiri? Siapa-siapakah di antara manusia ini yang sanggup
menghalau serangannya? Siapa-siapakah yang tunduk menjadi pengikutnya?
Ketika Nabi
bertanya, pada saat dan situasi serangan Iblis itu paling ampuh berpengaruh
terhadap manusia, jawabnya adalah pada saat dan situasi manusia :
- sedang marah
- sedang menentukan pilihan
- sedang berduaan antara pria dan wanita di luar ikatan pernikahan
berikut ini
adalah cuplikan tertentu dari dialog antara Nabi Muhammad SAW dengan Iblis
tersebut:
Nabi:
Terangkanlah kepadaku, manusia mana yang paling engkau benci?
Iblis:
Tuanlah orang pertama yang saya benci, kemudian orang yang seperti tuan.
Nabi:
Berikutnya siapa lagi?
Iblis:
Orang-orang Alim yang wara, yaitu orang yang menjauhi dari yang haram
dan syubhat.
Nabi:
Kemudian siapa lagi?
Iblis: Orang fakir yang sabar, yaitu yang tidak suka mengadukan kefakirannya kepada siapapun.
Iblis: Orang fakir yang sabar, yaitu yang tidak suka mengadukan kefakirannya kepada siapapun.
Nabi: Dari
mana engkau tahu dia orang yang sabar?
Iblis: Bila
dia mengadukan kefakirannya dalam 3hari, Allah tidak akan memberi pahala
amalnya sebagai amal orang yang sabar.
Nabi: Lalu
siapa lagi?
Iblis: Orang
kaya yang suka bersyukur.
Nabi:
Bagaimana engkau tahu dia suka bersyukur?
Iblis: Bila
saya melihatnya mengambil sesuatu yagn halal dan menruhnya pada tempatnya.
Nabi:
Bagaimana keadaanmu bila umatku bangun melakukan shalat?
Iblis: Ya
Muhammad, saya terserang demam dan gemetar.
Nabi:
Mengapa sampai begitu, hai Alla'in?
Iblis: Sebab
bila seorang hamba bersujud sekali saja untuk Allah SWT, niscaya Allah SWT
menaikkan derajatnya.
Nabi: Jika
mereka berpuasa?
Iblis: saya
terbelengu samapai mereka berbuka puasa.
Nabi: Jika
mereka menuanaikan haji?
Iblis: Saya
jadi gila.
Nabi: Bila
mereka membaca Al-Qur'an?
Iblis: Saya
menjadi cair seperti timah terkena api.
Nabi: Bila
mereka bersedekah?
Iblis:
Mereka seolah menggergaji saya menjadi dua potongan.
Nabi:
Mengapa sampai demikian, hai Abu Murrah?
Iblis: Sebab
dalam sedekah itu terkandung 4 macam faedah :
- Allah SWT memberkahi hartanya.
- Allah SWT menumbuhkan cinta kasih dalam hati makhluk-Nya terhadap pemberi sedekah
- Allah SWT menjadikan sedekah itu sebagai dinding antara si pemberi dengan neraka
- Allah SWT menjauhkan dari bencana
Nabi:
Siapakah temanmu berbincang?
Iblis:
Pedmakan riba.
Nabi:
Siapakah kerabat karibmu?
Iblis:
Pelajur.
Nabi:
Siapakah kawan tidurmu?
Iblis:
Pemabuk.
Nabi:
Siapakah tamumu?
Iblis:
Pencuri.
Nabi:
Utusanmu?
Iblis:
Tukang sihir.
Nabi: Apakah
yang mengembira hatimu?
Iblis:
Sumpah dengan talak.
Nabi: Siapa
kekasihmu?
Iblis: Orang
yang melalaikan shalat.
Nabi: Apakah
yang dapat mematahkan tulang belakangmu?
Iblis:
Ringkik kuda dijalan Allah SWT.
Nabi: Apakah
yang dapat menhancurkan tubuhmu?
Iblis:
Tobatnya orang yang sedang bertobat.
Nabi: Apakah
yang memanaskan hatimu?
Iblis:
Banyaknya Istigfar, pagi dan petang.
Nabi: Apakah yang dapat membinasakanmu?
Iblis: Sedekah yang diberikan dengan sembunyi.
Nabi: Apakah yang membutakan matamu?
Iblis: Shalat di waktu zuhur.
Nabi: Apakah yang dapat memusingkan kepalamu?
Iblis: Banyaknya shalat jamaah.
Nabi: Hai Abu Murrah,mau kah kau bertobat kepada Allah SWT dan aku akan menanggung surgamu kelak?
Iblis: Ya Muhammad, perintah telah dikeluarkan, kalam pun telah kering dengan segalanya berlaku sampai hari kiamat. Maha Suci Allah yang telah menjadikan Tuan sebagai Penghulu nabi-nabi dan penganjur ahli surga. Tuhan memilih, mengangkat dan menjadikanku sebagai Penghulu neraka yang celaka dan terusir.
jadi ini lah dialag antara nabi Muhammad SAW dengan Iblis, semoga setelah membaca artikel ini dapat merubah kepribadian kita, apakah kita kelak akan menjadi teman Iblis, atau kah kita menjadi pengikut Rasullullah SAW.
setelah baca artikel ini jangan lupa Coment dan Like nya ya!!!
cakep bossss
BalasHapus