“ Dan barang siapa yang
bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya “.
(Ath-Thalaq:3)
Pengertian
Tawakkal
Tawakkal berasal dari bahasa arab
yang artinya menyerahkan, mempercayai, atau mewakilkan, bersandar kepada
dinding. Tawakkal adalah benarnya penyandaran diri kepada Allah dalam perkara
yang mendatangkan manfaat dan mencegah bahaya disertai mengerjakan sebab/usaha
yang Allah perintahkan (Najmu’ Fatawa wa Rassaa-il Ibnu ‘Utsaimin, 1/63).
Keutamaan Tawakkal
Selanjutnya,
ada beberapa keutamaan yang akan diperoleh orang yang bertawakkal:
- Allah akan mencukupkan urusannya
Allah Ta’ala berfirman yang artinya : “...
Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya dia akan mengadakan baginya jalan
keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang
siapa yang berTawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya...”
(QS Ath-Thalaaq: 2-3).
- Sebab masuk surga tanpa hisab
Diantara keutamaan sifatnya tawakkal adalah menjadi sebab bagi seseorang
masuk surga tanpa hisab. Sebagaimana dijelaskan dalam hadist Rosullullah SAW: “Mereka itu tidak melakukan thiyarah (beranggapan
sial), tidak meminta untuk diruqyah, dan tidak menggunakan kay (pengobatan
dengan besi panas), dan hanya kepada Rabb merekalah, mereka berTawakkal”
(HR.Bukhari).
- Sebab mendapatkan rezeki
Rosullullah bersabda: “seandainya
kalian benar-benar bertawakkal pada Allah, tentu kalian akan diberi rezeki
sebagaimana burung diberi rezeki. Ia pergi dipagi hari dalam keadaan lapar dan
kembali di sore hari dalam keadaan kenyang.” (HR.Tirmidzi :hasan shahih).
- Sebab terjaga dari gangguan syaitan
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu.
Dia berkata, “ Rosullullah SAW bersabda,” barang siapa yang berkata ketika
keluar dari rumahnya :”bismillah hi tawakkaltu ‘alallah, laa haula wa laa
quwwata illaa billah”( dengan nama Allah aku bertawakkal kepada Allah, tiada
daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah). Maka akan dikatakan kepadanya
: ‘Engkau telah dicukupi dan dilindungi’. Dan syaitan akan menjauh darinya” (HR.At Tirmidzi, derajat,:hasan
shahih).
Olehkarena itu, marilah kita bersama-sama menigkatkan ketaqwaan kita
kepada Allah SWT, dan menjadikan diri kita sebagai pribadi yang berTawakkal.
Aamiin ya rabbal ‘alamiin.
Sumber: Kitab At Tawakkal
Karya :
Syaikh Muhammad Shalih al Munajjid
Tidak ada komentar:
Posting Komentar