Jumat, 04 April 2014

Orang-orang yang Meraih Cahaya Qur'an



 
“Dan demikian Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al-qur’an) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al-kitab (Al-qur’an) dan tidak pula mengetahui apakah iman kita, tetapi Kami menjadikan Al-qur’an itu cahaya, yang kami ttunjuki dengan dia siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus”. (QS. 42;52).



Dari penggalan ayat diatas yang berbunyi “Kami menjadikan Al-qur’an itu cahaya”.
Dan ayat yang lainnya berbunyi “Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu bukti kebenaran dari Rabbmu, (Muhammad dengan mukjizatnya) dan telah Kami turunkan kepdamu cahaya yang terang benderang (Al-qur’an).” (QS. 4;174).
Maka sesungguhnya cahaya Al-qur’an ditujukan untuk orang-orang sbb:
 
1.    Orang yang tidak menyombongkan diri.
Sesungguhnya, orang yang berlaku sombong dalam hidupnya mereka tak akan mampu meraih cahaya Al-qur’an.
Aku memalingkan orang-orang yang menyombongkan dirinya di muka bumi tanpa alasan yang benar dari tanda-tanda kekuasaan-Ku. Mereka jika melihat tiap-tiap ayat (Ku), mereka tidak berfirman kepadanya. Dan jika mereka melihat jalan yang membawa yang membawa kepadanya petunjuk, mereka yang tak mau menempuhnya. Yang demikian itu adalah karena mereka mendustakan ayat-ayat Kami dan mereka selalu lalai dari padanya. (QS. 7;146).
2.    Orang yang beriman.
Orang yang beriman adalah orang yang mendapat perlindungan Allah. Mereka mendapat garansi ini sebagai konsekuensi dari keimanannya kepada Allah SWT.

3.    Orang yang mendapat ridho Allah SWT.
Dengan kitab itulah Allah SWT menunjuki orang-orang yang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari kegelapan gulita kepda cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka kejalan yang lurus. (QS. 5;16).

4.    Orang yang memuliakan Al-qur’an.
Maka orang-orang yang beriman kepadanya,memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al-qur’an), mereka itulah orang-orang yang beruntung. (QS. 7;157).

Olehkarena itu, marilah kita kembali kepda Al-qur’an supaya kita digolongkan menjadi pendapat cahaya nya Al-qur’an.
Aamiin ya rabbal’aalamiin

Sumber        : KH.Misran Agusmar, Lc

Tidak ada komentar:

Posting Komentar