Mati menurut pengertian secara umum adalah keluarnya Ruh
dari jasad. Menurut Al-Quran adalah terpisahnya ruh dari jasad.
Kematian merupakan awal bagi kehidupan yang baru yang akan
jauh berbeda dengan apa yang kita alami di dunia ini. Dunia ini hanyalah tempat
kita singgah sedangkan ahirat adalah tempat akhir kita yang mana kita abadi dan
kekal disana.
Kematian merupakan keniscayaan yang akan di alami oleh
makhluk hidup yang bernyawa. Dan Perlu kita ketahui bersama bahwasanya yang
nama nya kematian tidak memandang waktu,tempat,status dan jabatan kita,kematian
akan datang baik kepada yang kaya maupun
yang miskin, baik pejabat maupun rakyat biasa, baik yang tua maupun yang muda,
pasti akan mengalamai kematian. Kita tidak tahu apakah kematian akan datang
kepada kita sekarang , nantik atau esok harinya itu tidak ada yang tahu. Kita
bisa meninggal di masjid ini, dirumah kita, di rumah sakit, atau pun dijalan
raya. Olehkarena itu sebelum ajal atau kematian ini datang kepada kita mari
kita persiapkan diri kita untuk menghadap sang pecipta kita.
Sebagaimana Allah SWT
berfirman dalam surat Al-Imran 185 yang berbunyi:
Artinya: “Sesungguhnya setiap yang bernyawa pasti akan
mengalami kematian dan sesungguhnya semua amalan akan disempurnakan di akhirat
nanti.....”.
Bapak-bapak...
Karena ketika kita telah meninggal dunia yang hanya bisa
menemani kita bukan uang kita yang berlipat-lipat, uang yang kita punya hanya
bisa membayar biaya pemakaman dan melunasi hutang-hutang kita yg ditinggalkan.
Atau rumah yang kita tinggalkan hanya bisa dijadikan tempat pemandian terkhir
kita, dan mobil kita yang megah hanya bisa mengantarkan kita sampai di depan
pagar pemakaman sedangkan kendaraan yang kita gunakan hanyalah mobil yang
bermerekkan Mobil Jenazah ataupun keranda . begitu juga dengan orang yang
mencintai dan kita cintai mereka hanya akan bisa menamani kita sampai d
pemakaman, sesayang pun mereka dengan kita mereka tidak akan mau menemani kita
di dalam kubur. Jadi harta dan kelurga yang kita tinggalkan itu tidaklah bisa
menemani kita di alam kubur tersebut.
Oleh karena itu sebelum ajal datang menemui kita mari kita
pergunakan uang dan harta kita miliki sebaiknya, jadikan uang dan harta kita
untuk sedekah, menyantuni anak yatim, menyantuni fakir miskin, begitu juga
dengan berinfak.
Begitu juga dengan istri dan anak-anak kita yang di
tinggalkan, maka sebelum ajal menemui kita maka mari kita didik anak-anak kita
menjadi anak-anak yang sholeh , anak-anak yang berbakti kepada orangtuanya, dan
berbakti kepada negara Indonesia. Ini semua akan bemanfaat bagi kita kedepannya.
Sebagaimana Rosullullah SAW bersabda: “ketika anak cucu Adam
meninggal dunia maka terputuslah amalannya,kecuali tiga perkara :
1.
sedekah jariyah,
2.
ilmu yang bermanfaat dan
3.
anak yang sholeh yang selalu mendoakan orang tuanya”.
Dan juga, bahwasanya ketika kita meninggal dunia yang bisa
menemani kita hanyalah Amalan dan Ibadah kita. Olehkarena itu mumpung kita
berada di bulan suci romdhan ini, bulan yang penuh keberkahan,bulan yang penuh
ampunan , bulan yang penuh kemenangan ini, mari sama-sama kita tingkatkan
amalan-amalan kita, sempurnakan ibadah shalat wajib kita ,perbanyak qiyamullail
kita (shalat tarwih,shalat tahajuud,dan shalat witir kita) dan kita perbanyak
amalan sedekah kita, karena setiap amalan baik yang kita lakukan di bulan yang
suci ini akan dilipat gandakan pahalanya.
Hadist: “Rasulullah SAW pernah ditanya oleh salah seorang
sahabat , ya Rasulullah siapakah orang yang paling berakal dan siapakah orang
yang paling bijaksana .? .Rasulullah SAW menjawab, “Orang yang paling berakal
adalah orang yang paling banyak mengingat kematian. Sementara orang yang paling
bijaksana adalah orang yang paling baik persiapannya. Dia akan mendapat
kemuliaan di dunia dan akhirat.”
Wow
BalasHapusWow
BalasHapus