Rabu, 09 Juli 2014

Kematian



Mati menurut pengertian secara umum adalah keluarnya Ruh dari jasad. Menurut Al-Quran adalah terpisahnya ruh dari jasad.
Kematian merupakan awal bagi kehidupan yang baru yang akan jauh berbeda dengan apa yang kita alami di dunia ini. Dunia ini hanyalah tempat kita singgah sedangkan ahirat adalah tempat akhir kita yang mana kita abadi dan kekal disana.
Kematian merupakan keniscayaan yang akan di alami oleh makhluk hidup yang bernyawa. Dan Perlu kita ketahui bersama bahwasanya yang nama nya kematian tidak memandang waktu,tempat,status dan jabatan kita,kematian akan datang  baik kepada yang kaya maupun yang miskin, baik pejabat maupun rakyat biasa, baik yang tua maupun yang muda, pasti akan mengalamai kematian. Kita tidak tahu apakah kematian akan datang kepada kita sekarang , nantik atau esok harinya itu tidak ada yang tahu. Kita bisa meninggal di masjid ini, dirumah kita, di rumah sakit, atau pun dijalan raya. Olehkarena itu sebelum ajal atau kematian ini datang kepada kita mari kita persiapkan diri kita untuk menghadap sang pecipta kita.
 Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam surat Al-Imran 185 yang berbunyi:
Artinya: “Sesungguhnya setiap yang bernyawa pasti akan mengalami kematian dan sesungguhnya semua amalan akan disempurnakan di akhirat nanti.....”.
Bapak-bapak...
Karena ketika kita telah meninggal dunia yang hanya bisa menemani kita bukan uang kita yang berlipat-lipat, uang yang kita punya hanya bisa membayar biaya pemakaman dan melunasi hutang-hutang kita yg ditinggalkan. Atau rumah yang kita tinggalkan hanya bisa dijadikan tempat pemandian terkhir kita, dan mobil kita yang megah hanya bisa mengantarkan kita sampai di depan pagar pemakaman sedangkan kendaraan yang kita gunakan hanyalah mobil yang bermerekkan Mobil Jenazah ataupun keranda . begitu juga dengan orang yang mencintai dan kita cintai mereka hanya akan bisa menamani kita sampai d pemakaman, sesayang pun mereka dengan kita mereka tidak akan mau menemani kita di dalam kubur. Jadi harta dan kelurga yang kita tinggalkan itu tidaklah bisa menemani kita di alam kubur tersebut.
Oleh karena itu sebelum ajal datang menemui kita mari kita pergunakan uang dan harta kita miliki sebaiknya, jadikan uang dan harta kita untuk sedekah, menyantuni anak yatim, menyantuni fakir miskin, begitu juga dengan berinfak.
Begitu juga dengan istri dan anak-anak kita yang di tinggalkan, maka sebelum ajal menemui kita maka mari kita didik anak-anak kita menjadi anak-anak yang sholeh , anak-anak yang berbakti kepada orangtuanya, dan berbakti kepada negara Indonesia. Ini semua akan bemanfaat bagi kita kedepannya.
Sebagaimana Rosullullah SAW bersabda: “ketika anak cucu Adam meninggal dunia maka terputuslah amalannya,kecuali tiga perkara :
1.       sedekah jariyah,
2.       ilmu yang bermanfaat dan
3.       anak yang sholeh yang selalu mendoakan orang tuanya”.
Dan juga, bahwasanya ketika kita meninggal dunia yang bisa menemani kita hanyalah Amalan dan Ibadah kita. Olehkarena itu mumpung kita berada di bulan suci romdhan ini, bulan yang penuh keberkahan,bulan yang penuh ampunan , bulan yang penuh kemenangan ini, mari sama-sama kita tingkatkan amalan-amalan kita, sempurnakan ibadah shalat wajib kita ,perbanyak qiyamullail kita (shalat tarwih,shalat tahajuud,dan shalat witir kita) dan kita perbanyak amalan sedekah kita, karena setiap amalan baik yang kita lakukan di bulan yang suci ini akan dilipat gandakan pahalanya.

Hadist: “Rasulullah SAW pernah ditanya oleh salah seorang sahabat , ya Rasulullah siapakah orang yang paling berakal dan siapakah orang yang paling bijaksana .? .Rasulullah SAW menjawab, “Orang yang paling berakal adalah orang yang paling banyak mengingat kematian. Sementara orang yang paling bijaksana adalah orang yang paling baik persiapannya. Dia akan mendapat kemuliaan di dunia dan akhirat.”

2 komentar: